Anggaran Disetujui Untuk Tiga Minggu Ke Depan

IHSG, pada pembukaan Senin, menguat sebesar 6,06 poin, atau 0,01 persen, menjadi 6.488,9, sedangkan 45 obligasi utama, LQ45, menguat sebesar 1,52 poin, atau 0,15 persen, menjadi 1.027,31. Kami merasa positif tentang IHSG minggu ini, karena didorong oleh laporan keuangan tahunan yang dapat menjadi katalis untuk indeks, kepala riset Valbury Securities Alfiansyah mencatat di sini pada hari Senin.

Dari faktor eksternal, ketidakpastian pasar tetap tinggi, disebabkan oleh situasi politik AS setelah 35 hari penutupan pemerintah AS dan pembukaannya kembali tanpa ada kesepakatan di tembok perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko. Presiden Trump mengatakan dia setuju untuk membuka kembali pemerintah untuk menghindari dampak negatif lebih lanjut terhadap 800 ribu karyawan federal.

Kami melihat bahwa ketidakpastian masih tinggi, mengingat anggaran hanya disetujui untuk tiga minggu ke depan, sementara Partai Republik tidak akan berkompromi tentang tembok itu, kata Alfiansyah. Direktur PT Indosurya Bersinar Securities William Surya Wijaya mencatat bahwa IHSG telah menunjukkan pergerakan positif sejak awal 2019 hingga satu minggu sebelum Tahun Baru Imlek, dan tren ini mungkin berlanjut. Ikuti jasa seo terbaik.

Ini, antara lain, disebabkan oleh berlanjutnya aliran modal masuk dari tahun ke tahun yang didukung oleh ekonomi fundamental yang relatif stabil, yang ditunjukkan oleh data yang dipublikasikan saat ini, katanya. Wijaya telah memperkirakan bahwa IHSG, pada hari Senin, akan bergerak di sekitar 6.318 ke 6.542 poin.

Dari bursa regional, antara lain, Nikkei Jepang melemah 65,34 poin, atau 0,31 persen, menjadi 20.708,22; Hang Seng Hong Kong menguat sebesar 160,53 poin, atau 0,58 persen, menjadi 27.729,72; dan Straits Times Singapura naik 11,43 poin, atau 0,36 persen, menjadi 3.213,68. Indonesia dan Turki mengadakan putaran ketiga pembicaraan untuk membahas Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (IT CEPA) di Jakarta pada 24-25 Januari.

Sebagai tuan rumah (pertemuan), Indonesia menekankan pentingnya negosiasi konstruktif untuk membahas isu-isu penting dalam enam kelompok kerja, Direktur Negosiasi Bilateral Kementerian Perdagangan Ni Made Ayu Marthini yang memimpin delegasi Indonesia ke pertemuan tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan pers dirilis pada hari Sabtu. Pertemuan tersebut merupakan salah satu langkah untuk mempercepat negosiasi perdagangan antara kedua negara.

Selama putaran ketiga pertemuan, kedua belah pihak menyelesaikan kerangka acuan untuk berfungsi sebagai panduan untuk mengadakan negosiasi di masa depan. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari putaran kedua pertemuan yang diadakan di Ankara, Turki, pada 28-30 Mei tahun lalu.

Pada pertemuan tersebut, enam kelompok kerja membahas berbagai masalah terkait perdagangan termasuk akses pasar dan konsep teks, bea cukai dan fasilitasi perdagangan (KKP), pemulihan perdagangan (TR), hambatan perdagangan teknis (TBT), sanitasi dan fitosanitasi (SPS) ), dan perjanjian hukum, Marthini mengatakan putaran ketiga pembicaraan adalah salah satu bentuk keseriusan pemerintah untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dengan negara lain sebagai mitra dagang Indonesia untuk meningkatkan kinerja ekspornya.

Negosiasi CEPA juga dapat berfungsi sebagai sarana untuk memenuhi target perdagangan US $ 10 miliar untuk 2023 yang ditetapkan Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Turki pada Juli 2017.

Viktor Bungtilu Laiskodat, yang telah menjabat sebagai Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak September 2018, tampaknya memiliki beberapa rencana mengenai Taman Nasional Komodo, secara umum, dan Pulau Komodo, khususnya. Sekitar satu bulan setelah gubernur dilantik, Laiskodat mengumumkan bahwa pemerintahannya akan mengambil alih pengelolaan Taman Nasional Komodo dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *